Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi mengatakan hingga saat ini tidak ada calon emiten yang menyatakan pembatalan atas Pernyataan Efektif yang sudah dikeluarkan OJK.
“Kalaupun calon emiten itu batal, tidak berarti ada masalah. Itu tergantung dari appetite saat ini, kalau serapan investor saat ini mungkin terasa sulit, tentu emiten akan pikirkan untuk tunda ke tahun berikutnya. Jadi tidak ada kaitannya dengan apapun,” tegas Inarno dalam Konferensi Pers RDKB OJK, Jumat, (6/9/2024).
Pihaknya pun menegaskan hingga saat ini tidak ada moratorium untuk proses penawaran umum melalui IPO. Jika dokumen penawaran pendaftaran untuk penawaran umum sudah lengkap dan sesuai, OJK menegaskan tidak akan menghambat ketentuan praefektif kepada calon emiten tersebut.
“Kami tetap lakukan seperti biasa, kita tekankan proses seperti biasa walaupun ada kasus PHK,” tuturnya.
Sebelumnya, jumlah calon emiten yang berada dalam antrean atau pipeline pencatatan saham perdana (initialpublic offering/IPO) berkurang dalam jangka waktu seminggu. Pada 9 September 2024 BEI mencatat ada 28 perusahaan di dalam Pipeline IPO, namun per 30 Agustus 2024 tersisa 23 calon emiten.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan penyebab berkurangnya emiten di pipeline berdasarkan keputusan internal.
“Penyebabnya ada yang merupakan keputusan internal perusahaan untuk menunda, maupun yang berdasarkan evaluasi Bursa belum dapat memberikan persetujuan,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (5/9/2024).
Nyoman menegaskan semua proses evaluasi dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yg berlaku. “Tidak ada kaitannya dengan isu lain,” tegasnya.
Foto: Pemimpin Gereja Katolik Dunia sekaligus Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus mengunjungi Masjid Istiqlal di Jakarta, Kamis (5/9/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Dalam acara tersebut, seorang qoriah penyandang disabilitas netra melantukan Surat Al Baqaroh ayat 62 dan Surat Al Hujurat ayat 13. Setelahnya, seorang rohaniawan membacakan Injil Lukas 10:25-37.
Surat Al Baqaroh ayat 62 dan Surat Al Hujurat ayat 13 yang dilantunkan berisi tentang ajakan berbuat baik bagi setiap manusia, serta penciptaan manusia yang berbeda bangsa dan suku agar saling mengenal
Sementara itu, Lukas 10:25-27 mengulas tentang orang Samaria yang baik hati dan secara umum menggambarkan kasih terhadap sesama manusia.
Pembacaan ayat Al-Quran dan Injil sendiri sesuai dengan pidato Paus di masjid negara tersebut. Paus menyampaikan bahwa masyarakat harus bersama-sama mengembangkan spiritualitas dan mengamalkan agama masing-masing, agar dapat berkontribusi terhadap pembangunan masyarakat yang terbuka, yang didasarkan sikap saling menghargai dan mengasihi satu sama lain.
“Hal ini mampu melindungi diri dari kekerasan hati fundamentalisme dan ekstrimisme yang selalu berbahaya dan tak pernah dapat dibenarkan,” ujar Paus dalam pidatonya di Masjid Istiqlal.
Paus juga menyampaikan dua pesan khusus, yakni ia meminta masyarakat untuk selalu melihat segala sesuatu secara mendalam. Menurutnya, hal ini dapat menyatukan perbedaan yang ada.
“Marilah kita mengingat satu hal ini memandang secara mendalam dan memahami apa yang mengalir di dalam hati kita, dan menemukan bahwa kita semua adalah saudara, seluruh peziarah semuanya dalam perjalanan menuju Allah, dan itu melampaui semua hal membedakan kita,” ujar Paus.
“Kadang-kadang kita berpikir bahwa perjumpaan antara agama-agama adalah soal mencari titik temu antara doktrin dan pengakuan agama yang berbeda dengan segala cara. Namun kenyataannya pendekatan semacam itu bisa saja berakhir dengan perpecahan karena doktrin dan dogma masing-masing pengalaman keagamaan berbeda,” paparnya.
Paus menekankan semua pihak harus menyelaraskan perbedaan-perbedaan yang ada, meningkatkan persahabatan dan rasa saling menghargai, serta terbuka satu sama lain.
Ia juga mengajak semua pihak untuk meneguhkan kerukunan umat beragama demi kemanusiaan dan bertanggung jawab dalam menghadapi krisis yang mengancam masa depan umat manusia, khususnya perang dan konflik.
Foto: Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa di Bloomberg CEO Forum 2024 di St Regis Jakarta, Rabu (5/9/2024). (CNBC Indonesia/Zefanya Aprilia)
Dia memaparkan tiga faktor utama yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi ke tingkat yang lebih tinggi, antara lain, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pemanfaatan perkembangan teknologi, serta koordinasi yang baik di antara semua pemangku kepentingan atau stakeholders.
“Jadi kalau semuanya bekerja sama, perbaikan atau pertumbuhan (ekonomi) yang lebih cepat akan terbuka lebar,” kata Purbaya di Bloomberg CEO Forum 2024 di St Regis Jakarta, Rabu (5/9/2024) malam.
Forum ini merupakan bentuk dukungan LPS dalam pelaksanaan Indonesia Sustainability Forum (ISF) 2024 yang digelar mulai hari ini hingga esok 6 September 2024.
Dalam sambutannya, Purbaya menyebut melalui acara tersebut, pihaknya juga mengajak semua pihak baik pemerintah maupun swasta memulai transisi untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi dengan pola pikir yang optimis, agar dapat mengoptimalkan potensi ekonomi Indonesia secara penuh untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045.
“Forum ini menggarisbawahi transisi Indonesia menuju pemerintahan baru, serta upayanya untuk mewujudkan tujuannya menjadi negara maju, yang dibayangkan sebagai “Visi Indonesia Emas 2045.” Forum ini menggali semua aspek yang bertujuan untuk mewujudkan visi ini, termasuk peran teknologi, sumber daya manusia, dan misi keberlanjutan,” ujarnya di acara tersebut, Rabu (4/9/2024).
Dia juga menyatakan optimismenya bahwa pertumbuhan ekonomi akan tetap terjaga memasuki masa transisi pemerintahan. Karena ujarnya, Indonesia memiliki fondasi yang kuat dan optimisme ini perlu dijaga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi ke depan.
“Upayanya adalah dengan menciptakan optimisme di masyarakat kita, dengan menunjukkan bahwa kita bisa mencapai pertumbuhan ekonomi yang bagus,” jelasnya.
Senada hal tersebut, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono yang hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut juga mengatakan, bahwa kemitraan dan kolaborasi adalah kunci dan penting.
“Dialog dan kerja sama yang berkelanjutan antara sektor swasta dan pemerintah akan menjadi kunci keberhasilan bagi semua. Wawasan anda sangat penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan yang tidak hanya akan mendorong pertumbuhan ekonomi tetapi juga akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan, dalam upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Indonesia juga harus memperkuat ikatan dalam komunitas ASEAN dan dunia. Sebab, kerja sama regional akan meningkatkan perdagangan, investasi, dan pembangunan konektivitas yang akan memungkinkan untuk memajukan kekuatan kolektif Indonesia.
“Dengan kerja sama regional yang kuat, kita juga dapat mengatasi agenda global bersama kita seperti memerangi pemanasan global, mengurangi kemiskinan dunia, dan mengurangi dampak negatif dari gangguan teknologi,” pungkasnya.
Bahkan, tak jarang juga para penagih pinjaman atau debt collector mendatangi langsung alamat domisili para peminjam, yang mengganggu kenyamanan. Namun, di sisi lain, para penagih hanya menjalankan tugasnya untuk meminta peminjam menyelesaikan tanggung jawabnya.
Otoritas Jasa Keuangan telah menetapkan aturan baru bagi penagih utang atau debt collector pinjaman online (pinjol) peer-to-peer (P2P) lending, sebagai bagian dari peta jalan Lembaga Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPPBBTI).
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengatakan setiap penyelenggara wajib menjelaskan terkait prosedur pengembalian dana kepada debitur atau nasabahnya.
Selain itu, juga terdapat ketentuan dan etika dalam proses penagihan. Penyelenggara P2P lending dilarang menggunakan ancaman, bentuk intimidasi, dan hal-hal negatif lainnya termasuk unsur SARA dalam proses penagihan.
Bahkan, OJK juga mengatur waktu penagihan bagi para penyelenggara kepada debitur maksimal hingga pukul 20.00 waktu setempat.
“Jadi tidak 24 jam. Maksimal sampai jam 8 malam,” ungkapnya.
Penyelenggara dilarang menggunakan ancaman, bentuk intimidasi, dan hal-hal negatif lainnya termasuk unsur SARA dalam proses penagihan.
OJK juga melarang penagih melakukan intimidasi dan merendahkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), harkat, martabat, dan harga diri, di dunia fisik maupun di dunia maya (cyber bullying) baik kepada debitur, kontak darurat debitur, rekan, hingga keluarga.
Terakhir, Agusman juga menegaskan, para penyelenggara wajib bertanggung jawab terhadap semua proses penagihan. Artinya, debt collector atau jasa penagih yang memiliki kontrak dengan pihak penyelenggara berada di bawah tanggung jawab penyelenggara.
“Jadi kalau ada kasus bunuh diri, penyelenggara bertanggung jawab,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, road map ini sejalan dengan amanat Undang-Undang No.4 tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sistem Perbankan (UU PPSK).
Adapun Pasal 306 UU PPSK mengatur jika pelaku usaha sektor keuangan (PUSK) melakukan pelanggaran dalam penagihan hingga memberikan informasi yang salah kepada nasabah akan dipidana penjara paling singkat 2 tahun dan paling lama 10 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 25 miliar dan Rp 250 miliar.
Untuk menghadapi para debt collector, berikut caranya:
1. Tanyakan Identitas
Saat debt collector datang, sambutlah dengan sopan dan tanyakan identitas mereka. Ketahui juga soal identitas debt collector, mulai dari siapa yang memberi perintah penagihan dan kontak pemberi tanggung jawab.
2. Minta Menunjukkan Kartu Sertifikasi Profesi
Para debt collector resi akan mendapatkan sertifikat Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia atau APPI. Ini bertujuan agar penagih utang dapat menunjukkan bukti aktivitas profesinya.
3. Jelaskan Alasan Keterlambatan dengan Baik
Nasabah harus menjelaskan secara baik alasan terlambat atau menunggak membayar utang. Anda juga perlu menambahkan akan menghubungi pihak pemberi pinjaman soal utang tersebut.
Ingat juga jangan menjanjikan apapun pada debt collector untuk memperpanjang masa penagihan pinjaman. Ini bisa membuat proses penagihan menjadi semakin rumit.
4. Cari Tahu Surat Kuasa Penagihan Jika Ada Penyitaan Barang
Surat kuasa adalah bukti barang sitaan imbas penunggakan bayar utang dapat diambil. Ini wajib diterbitkan oleh penyedia pinjol tempat pinjaman diajukan.
5. Penyitaan Disertai Sertifikat Jaminan Fidusia
Lihat juga adanya sertifikat jaminan fidusia. Bentuknya adalah dokumen asli atau penyitaan barang. Jika debt collector tidak dapat menunjukkan sertifikat tersebut, tolak aktivitas penyitaan.
Separuh tahun ini telah berakhir, dan industri perbankan Indonesia telah menorehkan kinerja yang baik. Data Statistik Perbankan Indonesia Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat laba bersih perbankan mencapai Rp126,53 triliun hingga Juni 2024, naik 5,46% secara tahunan atau year on year (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp119,97 triliun.
Itu tidak terlepas dari pendapatan bunga bersih naik 3,05% yoy menjadi Rp268,2 triliun pada Juni 2024, dibanding tahun sebelumnya Rp260,26 triliun. Serta, pendapatan operasional selain bunga pun tercatat sebesar Rp314,44 triliun, melesat 13,93% yoy dari sebelumnya Rp275,99 triliun.
Laba bank terbesar sepanjang semester I-2024 pun ditorehkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), yang sebesar Rp29,7 triliun, tumbuh 0,95% yoy. Diikuti dengan laba PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang tumbuh doubled digit 11,1% yoy menjadi Rp26,88 triliun per semester I-2024.
Meskipun begitu, kinerja perbankan kali ini beragam. Adapula bank yang mencatatkan pertumbuhan laba yang terkontraksi pada semester I-2024.
Seperti bank milik MUFG PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) yang membukukan laba Rp1,52 triliun per kuartal II-2024, turun 3,63% yoy dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,57 triliun.
Berikut daftar torehan laba perbankan Indonesia terbesar sepanjang enam bulan pertama tahun ini.
1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) – Rp29,7 triliun tumbuh 0,95% yoy 2. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) – Rp26,88 triliun tumbuh 11,1% yoy 3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) – Rp26,55 triliun tumbuh 5,23% yoy4. 4. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) – Rp10,7 triliun tumbuh 3,8% yoy 5. PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) – Rp3,41 triliun tumbuh 5,38% yoy 6. PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) – Rp3,4 triliun tumbuh 22,3% yoy 7. PT OCBC NISP Tbk. (NISP) – Rp2,4 triliun tumbuh 16% yoy 8. PT Bank Permata Tbk. (BNLI) – Rp1,53 triliun tumbuh 8,74% yoy 9. PT Bank Danamon Indonesia (Persero) Tbk. (BDMN) – Rp1,52 triliun, turun 3,63% yoy 10. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) – Rp1,5 triliun tumbuh 8,74% yoy
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Agung Suganda mengatakan, saat ini sudah ada 48 perusahaan yang berkomitmen mendatangkan 1 juta ekor sapi perah ke dalam negeri, untuk kebutuhan penyediaan susu dalam program makan bergizi gratis. Hal itu disampaikannya saat diskusi pangan di Auditorium Kementan, Jakarta, Kamis (29/8/2024).
“Sapi perah sudah ada 48 perusahaan yang sudah tanda tangan di atas meterai akan memasukkan sapi perah,” ungkap Agung, dikutip Jumat (30/8/2024).
Sementara untuk sapi potong, katanya, sudah ada 56 perusahaan yang berkomitmen mendatangkan hampir dari 600 ribu ekor untuk memenuhi kebutuhan daging sapi dalam program makan bergizi gratis.
Meski begitu, angka tersebut masih kurang dari target pihaknya, yakni 1 juta ekor. Karena itu, pihaknya akan terus mengajak perusahaan feedlot maupun importir daging supaya turut bekerja sama dan membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan daging sapi nasional.
“Untuk sapi potong sudah ada 56 perusahaan, dan hampir 600 ribu ekor, ini masih kurang 400.000 ekor lagi. Jadi kami terus mengajak para feedlot, para importir daging untuk bisa bekerja sama dan membantu pemerintah untuk mendatangkan sapi potong dari luar negeri. Insyaallah di tahun ini targetkan 60 ribu impor sapi, (terdiri dari) 50 ribu sapi bakalan dan 10 ribu sapi indukan dari Australia. Mudah-mudahan bisa segera masuk dan ini tentu kita harus dorong agar menjadi contoh bagi kita semua,” katanya.
“Kalau persusuan kita kuat tadi, bukan hanya meningkatkan perekonomian peternak kita karena menghasilkan daging dan susu, tetapi juga bagaimana kita bisa menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkas Agung.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan telah memulai penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pengelolaan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) serta pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Situbondo tahun 2021–2024.
Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto mengatakan penyidik KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut.
“Untuk perkara penyidikan tersebut, KPK juga telah menetapkan 2 (dua) orang tersangka yaitu KS dan EP. Keduanya merupakan penyelenggara negara Pemerintah Kabupaten Situbondo,” kata Tessa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa.
Meski demikian KPK belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai identitas maupun rincian tindak pidana korupsi tersebut.
Sesuai kebijakan komisi antirasuah siapa saja pihak yang ditetapkan sebagai tersangka beserta rincian perkara tersebut akan diumumkan setelah penyidikan rampung.
“Terkait perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh para tersangka akan kami umumkan saat penyidikan perkara ini telah dirasakan cukup,” ujarnya.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengintensifkan publikasi informasi kemajuan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) kepada masyarakat untuk menunjukkan kesiapan infrastruktur kawasan tersebut sebagai lokasi pusat pemerintahan di masa depan.
Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kemenkominfo Septriana Tangkary menyebutkan strategi itu dilakukan agar masyarakat memahami urgensi IKN sebagai katalis menumbuhkan pusat ekonomi baru dan contoh konkret dari pemerataan.
“Pemindahan ibu kota ke Nusantara merupakan upaya membangun daerah baru yang smart, kompetitif di tingkat global, serta menciptakan lokomotif baru untuk transformasi Indonesia yang berbasis inovasi dan teknologi juga green economy,” kata Septriana dalam keterangan resminya yang diterima, Minggu.
Sejauh ini ada empat program yang telah dilakukan Kemenkominfo sebagai diseminasi informasi perkembangan IKN dimulai dari program bernama “Temu Influencer: Sudah Sejauh Mana Pembangunan IKN”.
Dalam agenda tersebut Kemenkominfo menggandeng para pemengaruh di media sosial untuk mendiskusikan tentang pembangunan IKN. Kegiatan ini terlaksana di beberapa kota di Indonesia, antara lain Makassar, Sulawesi Selatan, serta Manado, Sulawesi Utara.
Program komunikasi publik selanjutnya guna memberikan pengetahuan mengenai IKN dilakukan Ditjen IKP Kemenkominfo dengan menggabungkan kreativitas lewat perhelatan konser musik “Voice of Nusantara” pada 31 Juli lalu di Anjungan Sarinah, Jakarta Pusat.
Dalam pertunjukan tersebut turut hadir pembicara kompeten tentang IKN serta kalangan generasi muda, yakni Tenaga Ahli Pimpinan Bidang Kolaborasi dan Industri Kreatif Otorita IKN Panji Himawan, Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Rima Agristina, anggota Paskibraka 2024 Naila Aulita Alqubra Sinapoy, dan Purna-Paskibraka 2023 Lilly Indriani Supratman.
Program lainnya yang dikerjakan oleh Kemenkominfo ialah menghelat “Bincang Nusantara” di Makassar mengenalkan IKN kepada para masyarakat dan program keempat ialah “Temu Pemimpin Redaksi”.
Pada program “Temu Pemimpin Redaksi”, kegiatan itu diikuti oleh para pemimpin media-media nasional sebanyak 43 orang dan enam media lokal dengan kegiatan berkunjung ke IKN dan mengenalkan keunggulan IKN.
Semua program komunikasi publik itu didasarkan pada data-data pembangunan yang tengah berlangsung di IKN. Sejauh ini data yang digunakan berasal dari Satgas Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Nusantara.
Salah satu data yang didapatkan menampilkan bahwa hingga Juli 2024 perkembangan pembangunan konstruksi infrastruktur batch I IKN telah menyentuh angka 86 persen.
Sedangkan per Juli 2024, pembangunan Istana Negara dan lapangan upacara IKN tercatat mencapai 82,73 persen. Sementara itu untuk tahapan pembangunan kantor Presiden telah mencapai 88,54 persen.
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menyebutkan perbaikan jalan nasional Lembah Anai yang menghubungkan Kota Bukittinggi-Kota Padang dan sebaliknya menelan anggaran hampir Rp500 miliar.
“Pengerjaan jalan Lembah Anai ini menelan biaya hampir Rp500 miliar dan dikerjakan hingga Oktober 2024,” kata Gubernur Sumbar Mahyeldi, di Padang, Minggu.
Mantan Wali Kota Padang tersebut mengatakan perbaikan jalan nasional yang rusak akibat dihantam banjir lahar dingin pada 11 Mei 2024 tersebut merupakan proyek prioritas. Seluruh biaya perbaikan infrastruktur itu menggunakan anggaran pendapatan belanja negara (APBN).
Selain jalan nasional Lembah Anai Pemerintah Provinsi Sumbar juga mengerjakan jalan yang rusak di daerah lainnya. Di antaranya jalan di daerah Balingka, Kabupaten Agam yang rusak cukup parah akibat dilalui kendaraan bertonase berat pascaputusnya jalan utama.
Pascaputusnya jalan Lembah Anai seluruh kendaraan tujuan Padang-Bukittinggi dan sebaliknya dialihkan ke Malalak, Kabupaten Agam, dan via Sintijau Lauik hingga ke Solok. Imbasnya, jalan-jalan tersebut rusak cukup parah karena dilalui kendaraan bertonase tinggi serta padatnya volume kendaraan.
“Seperti kemarin itu kami memprioritaskan perbaikan jalan Padang Luar-Malalak, Kabupaten Agam,” ujar dia.
Mahyeldi mengatakan setiap tahunnya pemerintah provinsi menganggarkan biaya perbaikan jalan yang bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah atau APBD sebesar Rp200 miliar.
“Tidak hanya itu, Pemerintah Provinsi Sumbar juga menggunakan anggaran dari dana alokasi khusus (DAK) untuk perbaikan jalan di Sumbar,” kata Gubernur Sumbar.
Terakhir, Pemerintah Provinsi Sumbar juga sedang mengerjakan perbaikan jalan-jalan yang rusak di Kabupaten Tanah Datar dan Kota Payakumbuh. Perbaikan tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi daerah setelah dilanda banjir lahar dingin dan banjir bandang.
Setelah mengeluarkansingle “Jingga Kota”, grup musik pop Pelita Groove merilis album mini perdana bertajuk Sendikale dalam format digital bekerja sama dengan perusahaan rekaman demajors.
Menurut siaran pers perusahaan rekaman di Jakarta, Jumat (23/8), album mini perdana Pelita Groove terdiri atas enam lagu sendu tentang lika-liku percintaan.
Ada lagu berjudul “Flamboyan”, “Sendikale”, “Jingga Kota”, “Dalam Ramaiku Merasa Sepi”, “Kesedihan Ini”, dan “Sadar Diri” dalam album mini tersebut.
Album Sendikale sudah bisa didengarkan di platform pemutaran musik digital seperti Spotify, Apple Music, TikTok Music, YouTube Music, dan Langit Musik.
Pelita Groove beranggotakan Olan (vokalis), Angger (pemain kibor), Eky (penabuh drum), Feby (pemain gitar bas), dan Rafi (pemain perkusi).
Grup musik yang dibentuk di Kota Mataram pada akhir 2022 ini menghadirkan kembali rasa musik tropical groove tahun ’80-an.
Selain lagu “Flamboyan” yang merupakan hasil alih wahana terhadap puisi Ruhma Ruksalana Huurul’in, seluruh lirik lagu dalam album Sendikale ditulis oleh Olan, yang menekuni rap sebelum mengulik musik-musik populer era ’80-an.