BSU 2025 Berakhir, Tak Ada Pencairan di Oktober

BSU 2025 Berakhir, Tak Ada Pencairan di Oktober

Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 dipastikan tidak diperpanjang.

Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 dipastikan tidak diperpanjang. Artinya, tidak akan ada lagi pencairan BSU 2025 tahap II pada Oktober 2025.

Hal ini ditegaskan oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli, menanggapi isu yang beredar terkait pencairan BSU tahap II pada Oktober 2025.

“Sampai sekarang belum ada arahan atau kebijakan khusus terkait BSU tahap II,” kata Menaker Yassierli.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa pemerintah akan kembali mencairkan BSU pada Oktober 2025. Menaker menegaskan bahwa BSU dari pemerintah hanya disalurkan pada Juni dan Juli tahun ini, sehingga dapat dipastikan kabar mengenai pencairan BSU pada bulan ini adalah tidak benar.

“Jadi saya juga melihat ada unggahan di media sosial, ‘cek BSU bulan Oktober’, itu sampai sekarang belum ada. Jadi bisa diasumsikan memang tidak ada,” ujar Yassierli.

Warga Pejaten Jaksel Mengungsi Imbas Rumah Terdampak Banjir Kiriman Setinggi 1 Meter

Warga Pejaten Jaksel Mengungsi Imbas Rumah Terdampak Banjir Kiriman Setinggi 1 Meter

Banjir Jakarta/ist

 Curah hujan tinggi mengguyur kawasan Bogor dan Depok membuat Kali Ciliwung meluap imbas banjir kiriman pada Selasa (28/10/2025) pagi. Akibatnya, sejumlah wilayah terendam banjir.

Banjir merendam kawasan RT 5 dan 17/ RW 8, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan dengan ketinggian banjir mencapai satu meter.

Sardi salah satu warga terdampak terpaksa mengungsi ke dataran lebih tinggi akibat banjir tersebut. Menurutnya banjir terjadi di wilayahnya dalam satu tahun sudah 4-5 kali.

“Banjir akibat hujan (lokal) sama kiriman semeter ada itu. Saya mengungsi ke atas (dataran lebih tinggi). (Banjir) Sering dalam tahun ini saja 4-5 kali,” ujar Sardi di lokasi.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta mencatat puluhan RT di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur terendam banjir setinggi 100-120 centimeter.

“Update pukul 06.00 WIB, BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 20 RT,” kata Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, M Yohan saat dikonfirmasi, Selasa (28/10).

Kas138

Peristiwa 26 Oktober: Gunung Merapi Meletus Tewaskan Mbah Maridjan

Peristiwa 26 Oktober: Gunung Merapi Meletus Tewaskan Mbah Maridjan

Peristiwa 26 Oktober: Gunung Merapi Meletus Tewaskan Mbah Maridjan/ist

Sejumlah peristiwa penting terjadi baik dalam maupun luar negeri pada tanggal 26 Oktober setiap tahunnya. Salah satunya Gunung Merapi Yogyakarta meletus menewaskan Mbah Maridjan.

Okezone merangkum sejumlah peristiwa dan kejadian penting di tanggal 26 Oktober, dilansir beragam sumber:

1.Presiden Korea Selatan Park Chung-hee Tewas Dibunuh

Park Chung-hee lahir di Gumi-si, Gyeongsang Utara, Jepang-Berkuasa di Korea Selatan, 30 September1917 dan meninggal di Seoul, Korea Selatan, 26 Oktober 1979 pada umur 62 tahun.

Namun, dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia pada periode tambahan kepresidenannya. Dirinya dipilih sebagai salah satu dari “100 Orang Asia Abad Ini” (“100 Asians of the Century”) oleh Time Magazine pada 1999. Ia pernah lolos dari beberapa percobaan pembunuhan sampai akhirnya terbunuh pada 26 Oktober 1979 oleh Kim Jae-kyu, direktur KCIA dan teman lamanya.

Park Chung-hee merupakan mantan jenderal tentara ROK dan pimpinan Republik Korea pada periode 1961-1979. Ia dianggap berjasa melakukan modernisasi Korea Selatan melalui industrialisasi berorientasi ekspor.

2.Gunung Merapi Meletus

Letusan Gunung Merapi 2010 adalah rangkaian peristiwa gunung berapi yang terjadi di Merapi di Indonesia. Aktivitas seismik dimulai pada akhir September 2010, dan menyebabkan letusan gunung berapi pada hari Selasa tanggal 26 Oktober 2010, mengakibatkan sedikitnya 353 orang tewas, termasuk Mbah Maridjan.

Wapres Gibran: Pembentukan Ditjen Pesantren Adalah Kado dari Presiden Prabowo

Wapres Gibran: Pembentukan Ditjen Pesantren Adalah Kado dari Presiden Prabowo

Wakil Presiden Gibran Rakabuming

Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka menghadiri Silaturahmi Nasional Alumni Buntet Pesantren dalam rangka menyongsong tiga abad berdirinya pesantren tertua di Cirebon tersebut.

Acara digelar di Lapangan Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MANU) Putra Buntet Pesantren, Kabupaten Cirebon, pada Kamis 23 Oktober 2025.

Dalam kesempatan itu, Gibran membawa kabar gembira dari Presiden Prabowo Subianto terkait persetujuan pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di Kementerian Agama.

Menurut Gibran, kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam mendukung pengembangan pesantren di seluruh Indonesia.

“Ini sebenarnya ada kabar gembira sekaligus kado istimewa dari Bapak Presiden. Jadi, Bapak Presiden sudah memberikan persetujuan untuk pembentukan Ditjen Pesantren di Kementerian Agama,” ujar Gibran.

Ia menegaskan, pembentukan Ditjen Pesantren bukan sekadar langkah administratif, tetapi komitmen pemerintah untuk memperkuat peran pesantren dalam tiga bidang utama: pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

“Ditjen Pesantren ini dibentuk sebagai bukti bahwa pemerintah hadir, hadir langsung dalam mendukung perkembangan pesantren di seluruh Indonesia, sekaligus memperkuat fungsi pesantren di bidang pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.

Pulangkan 2 Napi Inggris, Menko Yusril Tegaskan Tak Ada Tukar Guling dengan Reynhard Sinaga

Pulangkan 2 Napi Inggris, Menko Yusril Tegaskan Tak Ada Tukar Guling dengan Reynhard Sinaga

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra

Pemerintah Indonesia resmi memulangkan dua narapidana asal Inggris ke negaranya pada Selasa (21/10/2025). Namun, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menegaskan, pemulangan tersebut tidak berkaitan dengan rencana pertukaran terhadap predator seksual Reynhard Sinaga, yang saat ini tengah menjalani hukuman di Inggris.

“Sampai sekarang belum kita bahas masalah itu (pemulangan Reynhard Sinaga),” tegas Yusril di Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Yusril menjelaskan, hingga saat ini pemerintah Indonesia belum memproses pemulangan warga negara Indonesia yang menjadi terpidana di Inggris.

“Jadi belum ada keputusan apa pun dari pemerintah Indonesia untuk meminta supaya warga negara Indonesia yang ada di Inggris dipulangkan,” ujarnya.

Ladangtoto

1.743 Personil Dikerahkan Amankan Aksi Demo Aliansi BEM SI di Patung Kuda Jakpus Siang Ini

1.743 Personil Dikerahkan Amankan Aksi Demo Aliansi BEM SI di Patung Kuda Jakpus Siang Ini

Ilustrasi aksi demo mahasiswa

Ribuan personil gabungan dikerahkan dalam mengamankan aksi demonstrasi aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI). Aksi tersebut bertepatan momentum satu tahun pemerintahan Presiden-Wakil Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di kawasan Patung Kuda Monas, Gambir, Jakarta Pusat pada Senin (20/10/2025) siang nanti.

“1.743 personel pengamanan massa unjuk rasa di wilayah Jakarta Pusat,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.

Susatyo menekankan pengamanan dilakukan humanis, tanpa senjata api. Dan rekayasa lalu lintas (lalin) akan diterapkan situasional melihat eskalasi massa.

“Kami ingin memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya. Pengamanan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran penyampaian aspirasi publik,” ucapnya

Lalin situasional melihat eskalasi jumlah massa dilapangan,” tambahnya.

Sebelumnya, Aliansi BEM SI menyerukan aksi turun ke jalan dalam momentum satu tahun Prabowo-Gibran dengan tujuan mengawal dan mendorong kebijakan yang tidak pro kepada rakyat.

“Melihat Momentum 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran yang semakin hari, semakin membuat kita cemas tentang keberlangsungan Masa depan Indonesia. Oleh Karena itu saatnya kita lakukan sebuah pergerakan untuk mengkawal dan mendorong kebijakan-kebijakan yang tidak pro rakyat untuk dibatalkan. Maka, BEM SI mengajak semua elemen untuk ikut serta membersamai melakukan Teknis Lapangan Nasional,” tulis laman Instagram @bem_si.

Slot Dana

Kronologi 2 Bocah Disandera Ayahnya yang Idap ODGJ di Pasar Rebo

Kronologi 2 Bocah Disandera Ayahnya yang Idap ODGJ di Pasar Rebo

Kronologi 2 Bocah Disandera Ayahnya yang Idap ODGJ di Pasar Rebo

 Dua orang bocah disandera di sebuah ruko di Jalan Kalisari RT 02/RW03, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat (17/10/2025). Pelaku bahkan disebut-sebut ayahnya sendiri yang mengidap depresi (orang dalam gangguan jiwa).

Dalam video yang beredar terlihat pria memakai helm yang diduga sebagai ayah kedua anak itu tengah beradu mulut dengan petugas damkar. Saat itu, petugas damkar memang mendapatkan laporan terkait peristiwa yang ada.

Dalam tayangan terlihat juga kondisi kaca pada pintu itu sudah pecah. Meski demikian, tidak diketahui apa penyebabnya.

“Menurut informasi warga orang tersebut sering berhalusinasi, stres. Pagi hari menyandera dua anak kandungnya,” kata Kasi Operasional Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid.

Sekitar 30 menit upaya negosiasi dan persuasif dari petugas gabungan antara Gulkarmat, Satpol PP hingga TNI-Polri membuahkan hasil. Ayah korban akhirnya bisa ditenangkan hingga membuat anak bisa dievakuasi.

Saat ini, kedua anak itu langsung dibawa pihak keluarga. Sementara, ayah korban langsung dilarikan ke rumah sakit.

Kebakaran Hebat Melahap Warteg di Tebet Jaksel

Kebakaran Hebat Melahap Warteg di Tebet Jaksel

Kebakaran hebat melahap warteg di Tebet, Jaksel

Warung Tegal (warteg) di Jalan N RT 7/RW 14, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, dilalap si jago merah pada Kamis (16/10/2025) pukul 02.53 WIB dini hari. Kebakaran berhasil dipadamkan pada pukul 04.14 WIB.

“Objek warteg, bangunan rendah. Situasi pemadaman selesai (hijau),” tulis laporan Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat) DKI Jakarta.

Belasan unit pemadam kebakaran (damkar) dan puluhan personel dikerahkan dalam proses pemadaman. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan tidak ada korban jiwa.

“Pengerahan 11 unit damkar dan 40 personel. (Penyebab) masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Korban nihil,” ujarnya.

slot500 daftar

Ngaku Staf DPR, Pria Ini Raup Rp750 Juta dari Modus Penipuan Rekrutmen Polri

Ngaku Staf DPR, Pria Ini Raup Rp750 Juta dari Modus Penipuan Rekrutmen Polri

Pelaku penipuan modus rekrutmen Polri (foto: dok ist)

 Jajaran Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Tanah Abang menangkap pelaku kasus penipuan, dengan modus janji palsu memasukkan korban dan keluarganya menjadi anggota Polri. Adapun nilai kerugian korban mencapai Rp750 juta.

Kejadian bermula pada periode Februari hingga Mei 2025 di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat. Korban berinisial A (30), warga Tangerang, mengenal tersangka AR (31) yang mengaku sebagai staf anggota Komisi III DPR RI.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menegaskan pelaku memanfaatkan nama besar institusi dan anggota dewan untuk menjalankan aksinya.

“Modus seperti ini mencoreng nama baik institusi. Ini bentuk kejahatan yang sangat merugikan masyarakat dan harus diberantas. Kami tidak akan mentolerir siapa pun yang mencoba memanfaatkan posisi atau pengaruh untuk keuntungan pribadi dalam proses seleksi anggota Polri,” kata Kombes Susatyo, Senin (13/10/2025).

Ia menambahkan, pihak kepolisian akan terus membongkar jaringan-jaringan dengan modus serupa.

“Kami pastikan, siapa pun yang bermain dalam praktek ilegal ini akan kami kejar dan tindak tegas. Polri bukan lembaga yang bisa dimasuki dengan imbalan finansial. Kami tegaskan lagi, seleksi Polri itu murni, gratis, dan transparan,” imbuhnya.

spin88

Pengeroyok Pria hingga Tewas di Bekasi Ditangkap, Ini Motifnya

Pengeroyok Pria hingga Tewas di Bekasi Ditangkap, Ini Motifnya

Ilustrasi mayat

Pria berinisial AFDD ditemukan tewas di Jalan Raya Hankam, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat. Pelaku pengeroyokan terhadap korban kini telah diringkus polisi.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menerangkan pelaku pengeroyokan berjumlah empat orang. Tiga di antaranya berhasil diamankan.

“Polisi berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku,” ujar Braiel, Sabtu (11/10/2025).

Para pelaku diketahui berinisial NP, RFS, IMS, dan H. Polisi masih memburu H yang telah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang). Adapun peristiwa pengeroyokan bermula dari saling tantang antara korban dan H melalui aplikasi WhatsApp. Tantangan tersebut diamini hingga akhirnya H datang ke lokasi kejadian bersama tiga temannya dan langsung mengeroyok korban.

“Motifnya adalah perselisihan. Korban dan pelaku (H) saling menantang di WA (WhatsApp),” jelas Braiel.

Dalam kasus ini, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah botol kaca berwarna hijau, Satu buah senjata tajam jenis golok, dua buah senjata tajam jenis celurit dengan gagang cokelat dan hitam.

Ketiga pelaku saat ini telah ditahan di Mapolres Metro Bekasi Kota. Mereka dijerat dengan Pasal 170 Ayat (2) dan (3) dan/atau Pasal 351 KUHP terkait tindak pidana pengeroyokan yang menyebabkan kematian.